Cerita bulan ini diawali dengan cerita aku yang baru sembuh dari sakit 
Menjelang umurku bertambah tanggal 4 juni kemarin, badanku mendadak demam tinggi. Memang sih hidungku lagi meler saat itu, tapi padahal udah mao sembuh. Jadi bundaku sempat bingung mengapa aku mendadak demam. Hari pertama masih 38 dercel, hari kedua naik jadi 38,5 dercel. Karena aku masih aktif, dan belum tau penyebab mengapa badanku panas, jadi bunda masih memberikan home treatment aja dengan banyak mimi ASI, mamam, juga berendem air anget yang agak lama. Kadang demamku turun beberapa saat, tapi abis itu kembali naik lagi.. Hari ketiga demamku melonjak jadi 39,5 dercel, bundaku jadi tambah khawatir. Obat panas yang selama ini nggak pernah disentuh akhirnya diberikan juga padaku. Obat yang tersedia dirumah adalah obat T****A drops, entah karena rasanya yang aku nggak suka atau karena aku emang ngak suka obat (karena belum pernah mimi obat), setelah minum obat yang ada aku muntah muntah. Hiqss… ini pertama kalinya juga aku muntah sejak bayi… Hiqqss… nggak enak sekali rasanya, bundaku juga jadi sedih dan tambah khawatir karena bingung dengan demamku yang makin tinggi.
Akhirnya bunda beralih ke P***D*L drops, walopun bunda ngasihnya pelan-pelan tetep aja aku susah mimi obatnya, abisan rasanya aneeehh…
dan Allhamdulillah nggak muntah setelah mimi obat. Panasku berangsur-angsur hilang, namun tetep aja.. setelah reaksi obat hilang, badanku kembali demam 39 dercel lagi dihari keempat. Bunda makin bingung, pilek udah nggak, batuk nggak, tapi kenapa badanku masih demam aja? Hampir panik juga, takut terkena DBD karena sekarang memang sedang musim DBD.
Rencana sudah disusun kalau demam nggak turun lagi besok aku mau dibawa ke RS. Namun dengan izin Allah SWT, demamku turun perlahan-lahan… Bundaku pun kembali tersenyum 
Tapi malamnya… lohh.. lohh… koq di mukaku jadi timbul bintik2 merah begini???
Rash/bintik2 merah itu bertambah terus, yang tadinya hanya diwajahku, sekarang bertambah hingga ke badan, punggung, tangan dan kaki. Ternyata aku terkena Roseola kata bunda, yaitu virus yang menyebabkan badanku timbul bintik2 merah (tidak menyebabkan gatal). Bedanya sama campak, kalau Roseola muncul bintik2nya setelah demam turun, sedangkan kalau campak timbul bntik2 merahnya saat badan masih panas.
Tidak ada obat untuk Roseola, yang ada banyak mimi ASI, banyak mamam dan banyak istirahat. Setelah 3 hari bintik2 merah ditubuhku hilang sendiri tanpa bekas… Dan wajah asliku yang lucu dan menggemaskan ini jadi terlihat jelas lagi deehhh… hehehe…
Bye byeee Roseolaaaa….